Macam-Macam Jerawat

Jerawat menjadi permasalahan kulit yang paling sering dikeluhkan orang. Selain menganggu penampilan, jerawat juga menurunkan rasa percaya diri. Ada berbagai jenis jerawat. Setiap jenisnya memiliki cara penanganan yang berbeda. Berikut ini jenis-jenis jerawat yang paling umum dialami dan cara mengatasi jerawat yang telah dirangkum dari berbagai sumber!

1.Blackheads

Blackheads atau komedo hitam adalah benjolan kecil berwarna hitam yang muncul di permukaan kulit wajah. Biasanya, blackheads muncul di sekitar hidung. Jenis komedo ini cukup mengganggu lantaran warnanya yang hitam sehingga kerap mengurangi rasa percaya diri. 

Blackheads muncul disebabkan tersumbatnya pori-pori dan produksi minyak berlebih. Blackheads berwarna hitam lantaran terpapar debu dan udara. Namun, cara mengatasi blackheads cukup mudah. Pertama, cuci wajah dua kali sehari. Kedua, gunakan porepack untuk menghilangkan blackheads yang banyak dijual di pasaran. Ketiga, rajin melakukan scrubatau eksfoliasi demi mengangkat sel kulit mati. 

2.Whiteheads

Whiteheads adalah jenis komedo yang berada di bawah lapisan kulit, sehingga berwarna putih. Whiteheads dapat muncul di bagian wajah mana pun, tapi sering kali di area dahi dan dagu. Ada berbagai faktor yang menyebabkan munculnya whiteheads, dari sel kulit mati, minyak berlebih, sampai hormon. 

Dibanding blackheadswhiteheads lebih sulit dihilangkan lantaran posisinya yang berada di permukaan kulit bagian dalam. Namun, whiteheads dapat hilang secara alami dalam waktu sekitar satu minggu. Jika melalui perawatan, kamu bisa rajin melakukan eksfoliasi dan mencuci wajah menggunakan produk facial wash yang mengandung benzoylperoxide. Kandungan ini berguna mengontrol kadar minyak berlebih dalam pori-pori.

3.Papula

Papula berbentuk benjolan kecil berwarna agak kemerahan. Papula merupakan dampak dari komedo yang meradang lantaran tidak ditangani dengan tepat dan dibiarkan terpapar kotoran, sehingga menyebabkan jerawat papula. Jenis jerawat ini terkadang bisa menimbulkan rasa sakit serta sulit menahan diri untuk memencetnya. 

3.Pustula

Pustula merupakan jenis jerawat lanjutan dari papula. Memiliki ukuran yang lebih besar, pustula berisi nanah dan darah akibat peradangan serta infeksi bakteri yang terjadi di pori-pori. Penyebab jerawat jenis ini, di antaranya kurang menjaga kebersihan wajah, stres, perubahan hormon, juga kerap mengonsumsi makanan olahan atau makanan manis.

4.Nodul

Nodul merupakan jenis jerawat yang berada di bawah permukaan kulit. Dibanding pustula, nodul berukuran lebih besar, keras, berwarna merah, serta sakit. Jerawat ini mampu bertahan selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan jika tak mendapat perawatan yang tepat. Awalnya, nodul muncul akibat tersumbatnya pori-pori serta terinfeksi bakteri. 

Infeksi ini dapat masuk ke bawah permukaan kulit hingga merusak jaringan yang berada jauh di bawahnya. Setelah benjolan mengempis, biasanya akan muncul bekas jerawat yang menghitam.

5.Kistik

Jerawat kistik terletak jauh di lapisan kulit bagian dalam. Kistik memiliki ukuran yang besar, berwarna kemerahan, keras, sakit bila disentuh, serta berisi nanah dan darah. Tak heran, bila kistik di sebut jerawat batu. Sama dangan nodul, kistik muncul akibat tersumbatnya pori-pori yang dibarengi dengan terinfeksi bakteri.

Akibatnya, muncul jerawat batu. Jerawat ini dapat meninggalkan bekas luka setelah mengempes.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *